Skin Maret 2, 2021
Para Pensiunan Iran Memprotes Minggu Ke-4 Berturut-turut


Pensiunan Iran berunjuk rasa di beberapa kota pada hari Minggu, untuk minggu keempat berturut-turut dan meskipun kehadiran pasukan keamanan meningkat, untuk memprotes kurangnya tanggapan yang tepat rezim terhadap tuntutan mereka agar pensiun mereka ditingkatkan karena inflasi dan penurunan nilai. dari rial.

Protes berlangsung di Teheran, Karaj, Shushtar, Mashhad, Kermanshah, Arak, Ahvaz, Yazd, Khorram Abad, Shahrud, dan Zanjan.

Unjuk rasa Teheran dimulai di luar kantor Organisasi Jaminan Sosial dan dari sana mereka berbaris ke kantor Organisasi Anggaran dan Perencanaan. Mereka meneriakkan:

  • “Kami hanya akan mendapatkan kembali hak kami di jalanan”
  • “Pekerja keras kemarin adalah pengunjuk rasa hari ini”
  • “Permintaan utama kami, gaji disesuaikan dengan inflasi”
  • “Gaji kami dibayarkan dalam real, pengeluaran kami dalam dolar”
  • “Kami tidak punya apa-apa, kamu hidup dalam kemewahan”
  • “Tidak ada negara yang melihat ketidakadilan seperti itu”

Kemerosotan ekonomi, yang disebabkan oleh korupsi dan salah urus pemerintah, membuat banyak pensiunan jatuh miskin karena real telah kehilangan 80% nilainya dan pensiun tidak terkait dengan harga pangan atau inflasi saat ini. Para pejabat bahkan mengakui bahwa, menurut statistik mereka, lebih dari 75% pensiunan bahkan tidak mampu memenuhi kebutuhan mereka yang paling dasar.

Baca selengkapnya:

Reli Pensiunan Menunjukkan Kemungkinan Protes Besar Iran Lainnya

Para pensiunan pengunjuk rasa menuntut pasal 96 UU Kesejahteraan diterapkan. Ini menyatakan bahwa pensiun harus disesuaikan sehingga pensiunan mampu untuk hidup. Mereka selanjutnya menuntut perawatan kesehatan gratis dan tuntutan pensiunan diprioritaskan dalam sesi parlemen Iran.

Para pensiunan telah melakukan protes selama bertahun-tahun, tetapi tuntutan mereka sama sekali tidak ditanggapi oleh pemerintah.

Protes hari Minggu adalah demonstrasi nasional keenam hanya dalam waktu kurang dari dua bulan, tetapi para pensiunan bukanlah satu-satunya komunitas yang turun ke jalan. Orang-orang miskin dan terpinggirkan dari setiap lapisan masyarakat telah memprotes hak-hak mereka, belum lagi protes minggu lalu di Sistan dan Baluchistan.

Oposisi Iran dalam hal ini menulis: “Meskipun rezim memiliki sejarah menindak protes terorganisir dengan kebrutalan yang parah, tidak ada kekurangan peserta dalam demonstrasi hari Minggu. Hal ini menunjukkan bahwa rakyat semakin berani menghadapi aparat represif rezim, dan pada saat yang sama rezim semakin tidak efisien dalam kemampuannya untuk meredam protes. Ini adalah perwujudan sejati dari keseimbangan baru antara rezim dan rakyat.

Posted By : Togel Online Terpercaya